Hijab : Apa dan Bagaimana

By | April 11, 2017

 

Tulisan ini akan mengulas dan mendiskusikan tentang aspek-aspek baju muslimah  yang sering menjadi pertanyaan umum. Kali ini yang saya bahas adalah tentang hijab. Baik itu itu pengertiannya, kriterianya, dan bedanya dengan burqa yang sering dipakai oleh muslim di daerah Afghanistan dan Pakistan.

Hijab menurut asal katanya adalah dari bahasa arab. Artinya adalah penghalang. Di beberapa negara yang mayoritas muslim atau dihuni oleh pengguna hijab. Hijab sering kali disalahartikan dengan jilbab. Padahal keduanya adalah dua kata yang berbeda. Jilbab yang dimaksud disini adalah kerudung yang sering dipakai untuk menutupi kepala khususnya muslimah yang tinggal di negara-negara muslim.padahal seharusnya kata “hijab” adalah merujuk pada model pakaian yang sesuai dengan tuntungan Rasululullah SAW.

burqa-niqab-hijab

Kalau dilihat dari sisi etimologis. Jilbab berasal dari kata jalaba yang artinya adalah menghimpun atau membawa. Jilbab sendiri menjadi beda-beda namanya tergantung dimana muslimah tinggal. Di India dan Pakistan dikenal dengan nama pardeh. Di Libya milayat. Di Irak dikenal dengan nama abaya. Di turki yang juga mayoritas muslim dikenal dengan charsaf. Sedangkan di malaysia namanya tudung. Kalau di Negara-negra arab-afrika namanya adalah hijab.

hijab yang syari

Menurut seorang sarjana islam dan ahli hadist di zaman modern, Naashiruddin Al Albani, jilbab harus memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya harus bias menutup seluruh tubuh, keculali wajah dan telapak tangan. Bukan merupakan hiasan. Tidak berabahan tipis yang bisa tembus pandang. Tidak boleh ketat sehingga akan menampilkan bentuk tubuh yang mengenakannya baju itu. Juga tidak boleh diberi parfum sehingga akan menebarkan aroma kemana-mana. Tidak mirip dengan pakaian pria atau pakaian yang dipakai oleh wanita-wanita non muslim. Serta tidak boleh baju yang ditujukan oleh popularitas.

Sementara burqo atau burka atau burqa yang dalam bahasa arab diartikan pakaian yang menutupi seluruh tubuh. Sering dipakai oleh muslimah dibeberapa Negara seperti Afghanistan, Pakistan dan india. Walaupun sekarang jarang terlihat kecuali hanya di Afghanistan. Biasanya pakaian burqa ini sering dipakai ketika diluar rumah atau bepergian. Sementara kalau sudah pulang maka  pakaian burqa akan dilepas oleh si pemakai.

Burqa lebih sering terlihat di Afghanistan khususnya setelah Taliban menguasai kota-kota di sana. Sebelumnya tidak bergitu banyak yang memakainya. Tapi setelah pemerintahan Taliban mewajibkan maka pakaian ini semakin menjamur.

Nah jika anda berminat ingin tahu lebih banyak atau ingin berhijab bisa berkunjung ke rumahgamiscantik.com sebagai toko online khusus busana muslimah dan juga gamis-gamis pesta terbaru.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *